KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
42. St. Bonifasius (418-422)
Bonifasius lahir di Roma. Segera setelah kematian Zosimus diadakan pemilihan paus. Sebagian dari pemilihan umum memilih Uskup Agung Eulalius sebagai paus, sementara mayoritas biara dan umat Kristen lainnya memilih seorang pastor tua, Bonifasius. Saat itu Raja Karolus dari Ravenna mulai mencampuri urusan pemilihan paus. Akibat perlawanan dari paus tandingan Eualalius, maka pentahbisan Bonifasius sebagai paus sempat tertunda beberapa bulan. Dia terpilih pada 28 Desember 418. Pada masa kepausannya, ia menerima penarikan suatu maklumat dari Kaisar Theodosius II yang meletakkan Illyria di bawah kekuasaan kepala wilayah Konstantinopel. Akibat penarikan wilayah Balkan ini, akhirnya mendorong terjadinya perpecahan dan mulai menjadi benih pertentangan antara Takhta Suci dan Konstantinopel. Paus Bonifasius wafat pada 4 September 422.
|